13 June 2026 | Admin Fakultas
Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Manado (UNIMA) menyelenggarakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pelatihan kerajinan tangan berbahan dasar pelepah pisang ini dirancang untuk mengintegrasikan aspek lingkungan, edukasi, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Pelatihan yang berlangsung pada pertengahan tahun 2026 ini berfokus pada pemanfaatan potensi bahan alam lokal, yaitu seni anyaman berbahan dasar pelepah pisang. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan keterampilan masyarakat serta mendorong perputaran ekonomi kreatif di wilayah Likupang yang dikenal sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Acara dibuka dengan sosialisasi dan pemaparan materi dari tim dosen UNIMA mengenai prospek serta teknik pengolahan pelepah pisang agar menjadi bahan siap anyam yang kokoh dan bernilai estetis tinggi. Di meja pelatihan, panitia juga telah menyediakan berbagai peralatan pendukung seperti alat pemotong, penggaris, cetakan kotak, hingga lem khusus.
Antusiasme warga desa, terutama kelompok ibu-ibu dan pemuda setempat, terlihat begitu besar sepanjang kegiatan. Para peserta dipandu secara langsung oleh para instruktur dan mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan UNIMA. Mereka diajarkan mulai dari tahap dasar memotong pola pada kardus sebagai rangka dasar, teknik menganyam helaian pelepah pisang secara presisi, hingga proses penyelesaian akhir atau finishing.
Dari kreativitas dan ketekunan para peserta, pelatihan ini berhasil memproduksi berbagai produk kerajinan tangan yang menarik, salah satunya adalah kotak tisu estetik dengan corak anyaman alami yang khas. Produk-produk ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi buah tangan atau suvenir khas bagi para wisatawan yang berkunjung ke Likupang.
Kegiatan ini secara langsung mendukung beberapa pilar penting dalam SDGs, antara lain:
SDG 1: Tanpa Kemiskinan & SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Melalui pelatihan pengolahan pelepah pisang menjadi produk bernilai jual tinggi seperti kotak tisu estetik, program ini membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Keterampilan yang diberikan diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga di Desa Paputungan, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Sebagai lembaga pendidikan tinggi, UNIMA menjalankan perannya dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis di luar kampus. Edukasi berbasis praktik ini memberikan akses pelatihan teknis yang inklusif bagi kelompok pemuda dan ibu-ibu setempat untuk meningkatkan kapasitas diri mereka.
SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Pelatihan ini mengedepankan prinsip zero waste dengan memanfaatkan limbah pertanian (pelepah pisang) yang biasanya dibuang atau dibakar, untuk diubah menjadi produk kerajinan ramah lingkungan. Langkah ini menjadi salah satu solusi lokal dalam mengurangi jejak karbon dan mempromosikan produk berbasis material organik yang berkelanjutan.
Kegiatan PKM ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pameran hasil karya seni anyaman yang telah diselesaikan. Melalui momentum ini, UNIMA menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan wilayah lingkar kampus yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga selaras dengan agenda global pembangunan berkelanjutan.